Minggu, 20 Maret 2016

Perkembangan teknologi informasi dan sistem informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis indusutri



Nama: Claudia Chintami
Kelas: 2KA23
NPM: 12114456
Mata Kuliah: Manajemen layanan sistem informasi #

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM INFORMASI YANG BERKAITAN DENGAN DUNIA BISNIS INDUSTRI

Pada bahasan artikel kali ini saya akan membahas peranan teknologi informasi & sistem informasi dalam bidang industri ,sebelumnya mari kita telaah terlebih dahulu pengertian dari masing-masing komponen pokok bahasan tersebut
1.      Teknologi Informasi
Teknologi informasi adalah teknologi pendukung dari sistem informasi, yaitu sistem berbasis TI yang mengelola komponen-komponennya berupa hardware, software, netware, dataware,dan brainware untuk melakukan transformasi data menjadi informasi (O’Brien, 2007:6).
2.      Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah suatu susunan orang, data, proses dan teknologi informasi yang saling berinteraksi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan memberikan hasil berupa informasi yang dibutuhkan untuk menunjang sebuah perusahaan (Whitten dan Bentley, 2007:6).
3.      Industri
Industri merupakan kegiatan ekonomi dengan memproses atau mengolah bahan-bahan atau barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, seperti mesin untuk menghasilkan barang atau jasa (Winarno dan Ismaya, 2007:252).
Jadi apakah hubungan ketiga aspek tersebut ? , menurut saya hubungannya adalah Peranan  teknologi informasi (TI) dan  Sistem Informasi(SI)  telah memacu cara baru bagi organisasi / individu dalam menjalankan berbagai bisnis,salah satunya bisnis dibidang industry ,TI & SI telah menjadikan kegiatan-kegiatan bisnis industri menjadi lebih cepat, mudah dan efisien. Berbagai laporan ekonomi di berbagai negara semakin mengakui pentingnya teknologi dalam meningkatkan produktivitas. Berbagai pakar dalam bidang teknologi sudah memperkirakan bahwa ke depannya teknologi akan berperan penting terutama setelah banyak industri yang merekapitulasi biaya dan hal-hal lain terkait bisnis mereka dengan menggunakan teknologi. Tak hanya dalam bidang industri skala besar, banyak perusahaan tingkat kecil dan menengah muncul dengan penggunaan teknologi
Contoh peranan teknologi informasi Dalam Industri Makanan
Populasi manusia semakin bertambah setiap tahun. Dampaknya terlihat pada peningkatan kebutuhan akan pangan sehingga banyak orang yangmemutuskan untuk menjalankan bisnis di bidang makanan. Industri makanan diperkirakan merupakan sektor pendukung ekonomi di berbagai negara dengan keuntungan yang besar. Berdasarkan National Restaurant Association, sebuah organisasi pendukung dalam melakukan bisnis di bidang makanan, layanan industri makanan akan mengalamai peningkatan nilai jual yang akan melebihi angka 632 miliar dollar di masa yang akan datang. Hal ini mendorong banyak restoran akan menggunakan teknologi untuk membantu banyak aspek seperti penjualan dan pelayanan.
Beberapa aplikasi yang sudah digunakan di berbagai restoran atau industri makanan adalah penggunaan kartu kredit untuk melakukan pembayaran dan pemesanan makanan dengan menggunakan aplikasi berbasis layar sentuh. Akan tetapi, ada beberapa teknologi  yang lebih canggih telah digunakan berbagai toko yang dapat mendorong potensi berkembangnya bisnis makanan secara global. Teknologi tersebut di antara lain :
1.      Mesin vendor makanan berbasis touchscreen
Mesin vendor seperti MooBella yang menjual es krim dapat memproduksi berbagai variasi rasa es krim dalam waktu yang cepat yakni sekitar 40 detik. Contoh lainnya adalah mesin Coca-Cola’s Freestyle Soda Fountain yang dapat menghasilkan minuman dengan berbagai rasa sesuai keinginan hanya dengan satu mesin berbasis layar sentuh. Dari segi biaya, mesin ini memang tidak dapat dikatakan murah. Akan tetapi, kebutuhan masyarakat yang lebih bervariasi dari waktu ke waktu dapat mendorong daya jual produk dari mesin sehingga akan menutupi biaya pembelian mesin.
2.      Pengelolaan restoran dengan aplikasi berbasis tablet pc
Breadcrumb merupakan suatu aplikasi yang menyediakan tampilan visual dari meja, menu makanan dan bahan makanan yang digunakan, informasi pembayaran makanan, dan tiket pemesanan meja yang menggunakan perangkat berupa tablet pc. Aplikasi ini akan mengirim semua data yang dipesan pelanggan restoran langsung ke dapur sehingga akan mempermudah pelayanan dan mempercepat produksi makanan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan aplikasi ini berkisar antara $99 hingga $399 tanpa ada tambahan untuk setiapupdate aplikasi.

3.      Tenaga penghasil biodiesel otomatis
Chico, perusahaan penghasil biodieselmenciptakan sebuah prosesor BioPro untuk menciptakan bahan bakar dengan menggunakan minyak bekas baik minyak hewani maupun nabati. Hal ini tidak hanya mengaplikasikan konsep eco-friendly melainkan juga mengurangi biaya untuk menggunakan peralatan masak seperti  alatpenggorengan khususnya dalam restoran siap saji. BioPro 190 merupakan prosesor yang berharga $9,995 merupakan prosesor dengan harga dan kapasitas terendah yang dapat digunakan untuk investasi restoran.


Dampak Teknologi Informasi Dalam Dunia Bisnis
            Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangannya tidak dapat di hindari. Perkembangan teknologi informasi, tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan sehari-hari, dunia bisnis pun ikut terbantu dengan perkembanganteknologi saat ini. Perkembangan teknologi informasi di dalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif diantarannya:
Dampak Positif
a.       Munculnya model bisnis baru yang biasa disebut dengan E-Businnes dan E-Commerce.
b.      Banyaknya minat dari berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan website  dan layanan hosting.
c.       Adanya kemudahan dalam memulai sebuah bisnis dengan munculnya forum-forum jual beli dan media pertemanan, karena promosi menjadi lebih murah dan jaringan marketing lebih luas.

Dampak Negatif
a.       Dengan berlakunya sistem uang online (ATM, Kartu Kredit,dll)nmemunculkan modus baru dalam pembobolan rekening bank.
b.      Berhubung teknologi internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah dan bank sendiri.
c.       Rentannya peretasan data bank yag sudah terkomputerisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 Dapat  disimpulkan bahwa teknologi informasi dan Sistem Informasi dapat mendukung perkembangan industri dan penghasilan negara jika didukung oleh sistem, infrastruktur peralatan teknologi informasi dan sumber daya manusia yang memadai, dan akselerasi teknologi informasi di masing-masing negara dunia juga mempengaruhi persaingan industri secara global. Negara-negara berkembang harus dapat mengejar ketertinggalan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk dapat bersaing dengan negara-negara maju.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar