Nama: Claudia Chintami
Kelas: 2KA23
NPM: 12114456
Mata Kuliah: Manajemen layanan sistem informasi #
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM INFORMASI
YANG BERKAITAN DENGAN DUNIA BISNIS INDUSTRI
Pada bahasan artikel kali ini saya akan membahas peranan
teknologi informasi & sistem informasi dalam bidang industri ,sebelumnya
mari kita telaah terlebih dahulu pengertian dari masing-masing komponen pokok
bahasan tersebut
1. Teknologi
Informasi
Teknologi
informasi adalah teknologi pendukung dari sistem informasi, yaitu sistem berbasis
TI yang mengelola komponen-komponennya berupa hardware, software, netware,
dataware,dan brainware untuk melakukan transformasi data menjadi
informasi (O’Brien, 2007:6).
2. Sistem
Informasi
Sistem Informasi adalah suatu
susunan orang, data, proses dan teknologi informasi yang saling berinteraksi
untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan memberikan hasil berupa informasi
yang dibutuhkan untuk menunjang sebuah perusahaan (Whitten dan Bentley,
2007:6).
3. Industri
Industri
merupakan kegiatan ekonomi dengan memproses atau mengolah bahan-bahan atau
barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, seperti mesin untuk
menghasilkan barang atau jasa (Winarno dan Ismaya, 2007:252).
Jadi apakah hubungan ketiga aspek tersebut ? , menurut
saya hubungannya adalah Peranan teknologi informasi (TI) dan Sistem
Informasi(SI) telah memacu cara baru bagi organisasi / individu dalam menjalankan berbagai bisnis,salah satunya
bisnis dibidang industry ,TI
& SI telah menjadikan
kegiatan-kegiatan bisnis industri menjadi
lebih cepat, mudah dan efisien. Berbagai laporan ekonomi di berbagai negara
semakin mengakui pentingnya teknologi dalam meningkatkan produktivitas. Berbagai pakar
dalam bidang teknologi sudah memperkirakan bahwa ke depannya teknologi akan
berperan penting terutama setelah banyak industri yang merekapitulasi biaya dan
hal-hal lain terkait bisnis mereka dengan menggunakan teknologi. Tak hanya
dalam bidang industri skala besar, banyak perusahaan tingkat kecil dan menengah
muncul dengan penggunaan teknologi
Contoh
peranan teknologi informasi Dalam
Industri Makanan
Populasi
manusia semakin bertambah setiap tahun. Dampaknya terlihat pada peningkatan
kebutuhan akan pangan sehingga banyak orang yangmemutuskan untuk menjalankan
bisnis di bidang makanan. Industri makanan diperkirakan merupakan sektor
pendukung ekonomi di berbagai negara dengan keuntungan yang besar.
Berdasarkan National Restaurant Association, sebuah organisasi pendukung
dalam melakukan bisnis di bidang makanan, layanan industri makanan akan
mengalamai peningkatan nilai jual yang akan melebihi angka 632 miliar dollar di
masa yang akan datang. Hal ini mendorong banyak restoran akan menggunakan
teknologi untuk membantu banyak aspek seperti penjualan dan pelayanan.
Beberapa
aplikasi yang sudah digunakan di berbagai restoran atau industri makanan adalah
penggunaan kartu kredit untuk melakukan pembayaran dan pemesanan makanan dengan
menggunakan aplikasi berbasis layar sentuh. Akan tetapi, ada beberapa
teknologi yang lebih canggih telah digunakan berbagai toko yang dapat
mendorong potensi berkembangnya bisnis makanan secara global. Teknologi
tersebut di antara lain :
1. Mesin
vendor makanan berbasis touchscreen
Mesin
vendor seperti MooBella yang menjual es krim dapat memproduksi
berbagai variasi rasa es krim dalam waktu yang cepat yakni sekitar 40 detik.
Contoh lainnya adalah mesin Coca-Cola’s Freestyle Soda Fountain yang
dapat menghasilkan minuman dengan berbagai rasa sesuai keinginan hanya dengan
satu mesin berbasis layar sentuh. Dari segi biaya, mesin ini memang tidak dapat
dikatakan murah. Akan tetapi, kebutuhan masyarakat yang lebih bervariasi dari
waktu ke waktu dapat mendorong daya jual produk dari mesin sehingga akan
menutupi biaya pembelian mesin.
2. Pengelolaan
restoran dengan aplikasi berbasis tablet pc
Breadcrumb merupakan
suatu aplikasi yang menyediakan tampilan visual dari meja, menu makanan dan
bahan makanan yang digunakan, informasi pembayaran makanan, dan tiket pemesanan
meja yang menggunakan perangkat berupa tablet pc. Aplikasi ini akan
mengirim semua data yang dipesan pelanggan restoran langsung ke dapur sehingga
akan mempermudah pelayanan dan mempercepat produksi makanan. Biaya yang harus
dikeluarkan untuk menggunakan aplikasi ini berkisar antara $99 hingga $399
tanpa ada tambahan untuk setiapupdate aplikasi.
3. Tenaga
penghasil biodiesel otomatis
Chico,
perusahaan penghasil biodieselmenciptakan sebuah
prosesor BioPro untuk menciptakan bahan bakar dengan menggunakan
minyak bekas baik minyak hewani maupun nabati. Hal ini tidak hanya
mengaplikasikan konsep eco-friendly melainkan juga mengurangi biaya
untuk menggunakan peralatan masak seperti alatpenggorengan khususnya
dalam restoran siap saji. BioPro 190 merupakan prosesor yang berharga
$9,995 merupakan prosesor dengan harga dan kapasitas terendah yang dapat
digunakan untuk investasi restoran.
Dampak
Teknologi Informasi Dalam Dunia Bisnis
Saat
ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana
perkembangannya tidak dapat di hindari. Perkembangan teknologi informasi, tidak
hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan
sehari-hari, dunia bisnis pun ikut terbantu dengan perkembanganteknologi saat
ini. Perkembangan teknologi informasi di dalam dunia bisnis memiliki dampak
positif dan negatif diantarannya:
Dampak Positif
a.
Munculnya model bisnis
baru yang biasa disebut dengan E-Businnes dan E-Commerce.
b.
Banyaknya minat dari
berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya.
Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan website dan layanan hosting.
c.
Adanya kemudahan
dalam memulai sebuah bisnis dengan munculnya forum-forum jual beli dan media
pertemanan, karena promosi menjadi lebih murah dan jaringan marketing lebih
luas.
Dampak Negatif
a.
Dengan berlakunya
sistem uang online (ATM, Kartu Kredit,dll)nmemunculkan modus baru dalam
pembobolan rekening bank.
b.
Berhubung teknologi
internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik
padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah
dan bank sendiri.
c.
Rentannya peretasan
data bank yag sudah terkomputerisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung
jawab.
Dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan Sistem Informasi dapat
mendukung perkembangan industri dan penghasilan negara jika didukung oleh
sistem, infrastruktur peralatan teknologi informasi dan sumber daya manusia
yang memadai, dan
akselerasi teknologi informasi di masing-masing negara dunia juga mempengaruhi
persaingan industri secara global. Negara-negara berkembang harus dapat
mengejar ketertinggalan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk dapat
bersaing dengan negara-negara maju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar